최강록도 일본에서 요리 공부를 했다고 하더라구요ㅋㅋ
[seluruh] [Terbaru 2026] Seperti apa profil Chef Choi Kang-rok? Ringkasan lengkap tentang usia, latar belakang pendidikan, status perkawinan, dan restoran Neo miliknya.
Ini adalah profil lengkap terbaru dari Chef Choi Kang-rok (The Strongest Record), yang mencakup segala hal mulai dari usia, latar belakang pendidikan, pernikahan, dan keluarga hingga informasi restoran untuk Neo, kisah di balik kemenangannya di Master Chef, topik-topiknya di "The Black and White Chef," kutipan-kutipan terkenalnya, buku-buku, dan penghargaan yang diraihnya.
|
Daftar isi
1. Ringkasan Profil Choi Kang-rok 2. Dari seorang anak laki-laki yang menyukai musik menjadi seorang koki 3. Momen ketika memenangkan "MasterChef Korea 2" mengubah hidupnya 4. Filosofi kuliner di balik Shokudo Neo 5. Penampilan di "Chef Black and White" dan perseteruan dengan Sung Kyung Longest 6. Aktivitas Penyiaran dan Perubahan Citra Publik 7. Kutipan-kutipan terkenal Choi Kang-rok sedang dievaluasi ulang. 8. Keahlian sebagaimana terlihat dari publikasi dan penghargaan 9. TMI Choi Kang-rok dan episode yang tidak diketahui 10. Pertanyaan yang Sering Diajukan (T&A) |
1. Ringkasan Profil Choi Kang-rok
| barang | Isi |
| nama |
Choi Kang-rok
|
| tahun kelahiran | Tahun 1978 |
| Tempat lahir |
Kota Donghae, Provinsi Gangwon, Korea Selatan
|
| usia | 46 tahun |
| Latar belakang pendidikan |
Institut Kuliner Tsuji, Jepang, Departemen Manajemen Teknologi Kuliner
|
| dinas militer |
Kopral Korps Marinir Republik Korea, diberhentikan
|
| keluarga | Menikah (istri dan anak perempuan) |
| MBTI | ISFJ-T |
| Pekerjaan |
Koki, tokoh televisi, YouTuber
|
Choi Kang-rok adalah koki bintang yang menonjol di antara yang lain. Dia bukan tipe yang mengandalkan kemampuan berbicara cepat dan fasih, melainkan lambat dan sedikit canggung. Namun, pendekatannya terhadap memasak dan waktu yang dia curahkan sangat solid, dan itulah yang menarik banyak orang.
2. Dari seorang anak laki-laki yang menyukai musik menjadi seorang koki
Impian awal Choi Kang-rok bukanlah menjadi seorang koki. Di sekolah menengah, ia mengabdikan dirinya pada kegiatan band, bermain drum dan paduan suara, serta bercita-cita masuk perguruan tinggi musik. Namun, ia gagal dalam ujian masuk, dan kemudian melanjutkan studi bahasa Spanyol tetapi berhenti di tengah jalan. Saat itu ia merasa kehilangan arah dalam hidupnya.
Setelah menyelesaikan wajib militer di Korps Marinir, ia memikirkan masa depannya ketika secara kebetulan menemukan manga "Mr. Ajikko (Raja Sushi)" dan itu mengubah hidupnya secara dramatis. Didorong oleh ide sederhana "mencari nafkah dari sushi," ia pergi ke Jepang dan mempelajari dasar-dasarnya di akademi sushi. Pada usia 24 tahun, ia membuka restoran sushi di Shinchon, Seoul bersama seorang teman, tetapi mengalami kemunduran karena kesulitan menjalankan bisnis bersama dan kurangnya pengalaman.
Ia terus menghadapi tantangan, seperti mengelola restoran sushi dengan ban berjalan sendirian, tetapi ia merasa telah mencapai batas kemampuannya dan memutuskan bahwa ia perlu belajar memasak dengan benar. Ia mendaftar di Institut Kuliner Tsuji di Jepang dan mulai belajar memasak dengan sungguh-sungguh.
3. Momen ketika memenangkan "MasterChef Korea 2" mengubah hidupnya
Setelah menjalani pelatihan di Jepang, Choi Gang-rok kembali ke Korea dan membuka toko makanan siap saji bergaya Jepang, tetapi toko tersebut tutup karena mengalami kerugian besar. Dengan utang yang besar, ia mengambil pekerjaan di perusahaan perdagangan tuna untuk mencari nafkah.
Kemudian, ia melihat pengumuman audisi untuk MasterChef Korea 2 dan melamar. Meskipun ia diberhentikan sementara dari pekerjaannya selama syuting, ia menghadapi tantangan memasak dengan semangat yang lebih besar daripada siapa pun.
Masakan rebusannya yang sederhana namun berkualitas tinggi sangat dipuji, dan ia akhirnya memenangkan kejuaraan. Konon, ia menggunakan sebagian besar uang hadiah sebesar 300 juta won untuk melunasi utangnya, dan keputusan ini juga dianggap sebagai simbol karakternya.
4. Filosofi kuliner di balik Shokudo Neo
Saat ini Choi Gang-rok mengelola restoran bergaya izakaya bernama Neo di Samjeon-dong, Songpa-gu, Seoul. Restoran ini bukanlah restoran omakase kelas atas, melainkan bertujuan menjadi tempat santai di mana orang dapat menikmati makanan dan minuman.
| barang | Isi |
| Nama toko | Restoran Neo |
| alamat |
4, Samjeon-ro 12-gil, Songpa-gu, Seoul
|
| Jam buka |
Selasa hingga Sabtu pukul 18:00 hingga 21:00
|
| Hari tutup | Minggu/Senin |
| menu |
Kursus Kimagure Gaya Hunpun
|
Nama "Neo" tidak hanya berarti "baru," tetapi juga mewujudkan keinginan untuk menyediakan makanan yang dapat dinikmati tanpa formalitas apa pun.
5. Penampilan di "Chef Black and White" dan perseteruan dengan Sung Kyung Longest
Pada tahun 2024, Choi Kang-rok kembali menarik perhatian ketika ia tampil sebagai "koki sendok putih" dalam serial Netflix Chef in Black and White: Culinary Class War.
Selama kompetisi tim, sebuah adegan ditayangkan di mana ia dan Sungkyung Longest berselisih pendapat mengenai arah saus, yang menyebabkan kontroversi sementara. Namun, hal ini kemudian dilihat sebagai perbedaan pendapat tentang memasak, dan sikap Choi Kang-rok yang tenang dan persuasif mendapat sambutan baik.
6. Aktivitas Penyiaran dan Perubahan Citra Publik
| tahun | program |
| Tahun 2013 |
MasterChef Korea 2
|
| Tahun 2013 | Catatan Makanan Choi Kang |
| Tahun 2016 |
Apa yang kamu makan hari ini?
|
| Tahun 2016 | Pria Sejati 2 |
| Tahun 2024 | Koki Hitam Putih |
Meskipun dia tidak sering tampil, dia dikenal sebagai koki yang selalu meninggalkan kesan mendalam setiap kali muncul.
7. Kutipan-kutipan terkenal Choi Kang-rok sedang dievaluasi ulang.
Kata-kata Choi Kang-rok tidak bombastis, tetapi pemikiran jujurnya tentang memasak dan kehidupan terungkap dalam kata-katanya yang canggung.
"Memasak adalah 51% dari kehidupan"
Pernyataan ini secara ringkas mengungkapkan bahwa memasak bukan hanya pekerjaan baginya, tetapi juga gaya hidup.
8. Keahlian sebagaimana terlihat dari publikasi dan penghargaan
| klasifikasi | Isi |
| buku |
"Catatan Resep Choi Kang-rok," "Mengapa ini begitu lezat?", "Teknik Memasak Potongan Daging Babi," dan "Catatan Memasak Choi Kang-rok."
|
| Penghargaan |
Pemenang Masterchef Korea 2 tahun 2013
|
Buku-bukunya mudah dipahami bahkan untuk pemula, dan dia secara konsisten mempertahankan sikap "tidak pernah mengabaikan hal-hal mendasar."
9. TMI Choi Kang-rok dan episode yang tidak diketahui
Mimpinya untuk masa depan adalah menciptakan "perpustakaan masak". Dia membayangkan sebuah ruang kecil di mana orang dapat membaca buku masak dan mengobrol sambil memasak. Makanan favoritnya adalah oiji (acar mentimun) dan mizumeshi (nasi rebus). Dia mengatakan panutannya adalah Corey Lee.
10. Pertanyaan yang Sering Diajukan (T&A)
Q1. Apakah Choi Kang-rok sudah menikah?
Ya, saya sudah menikah dan memiliki istri dan seorang putri.
Q2. Apakah Anda seorang koki otodidak?
Awalnya ia belajar secara otodidak, tetapi kemudian lulus dari sekolah kuliner formal di Jepang.
Q3. Apakah Shokudo Neo masih buka?
Ya, kami saat ini buka di Samjeon-dong, Songpa-gu, Seoul.
Dia bukan tipe yang mencolok, tetapi dia adalah seorang koki yang akan dikenang untuk waktu yang lama.
Alasan mengapa Choi Kang-rok kembali menarik perhatian adalah
Ini lebih tentang gaya hidup daripada makanan itu sendiri.
.
.
.
.
.
.
.
🔥Artikel menarik lainnya yang direkomendasikan untuk Anda